|
Dialog seorang Amerika dengan Iran |
|
|
|
Judul : The Hidden Face of Iran Penulis : Terence Ward Penerjemah : Berliani Nugrahani Penerbit : RAJUT Publishing Cet I : Maret 2007 |
|
Selengkapnya...
|
|
Nasib PRT Migran di Tengah Arus Globalisasi |
|
|
|
Judul Buku : Asian Women as Transnational Domestic Workers Editor : Shirlena Huang, Brenda S. A. Yeoh, Noor Abdul Rahman Penerbit : Marshall Cavendish Academic, Singapura Cetakan : 2005 Tebal : xvii + 428 |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Kearifan Lokal sebagai Resolusi Konflik |
|
|
|
Judul Buku :Revitalisasi Kearifan Lokal: Studi Resolusi Konflik di Kalimantan Barat, Maluku dan Poso Editor : Alpha Amirrachman Penerbit : ICIP dan European Commission (EC) Cetaka I : 2007 |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Jalan Berwarna Menuju Tuhan |
|
|
|
Oleh: Akhmad Kusairi Aktivis Jaringan Islam Kampus (JARIK) Yogyakarta. mahasiswa Aqidah-Filsafat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Judul : Satu Tuhan, Seribu Tafsir. Penulis : Abdul Munir Mulkhan Penerbit : Kanisius, Yogyakarta Cetakan I : 2007 Tebal : 175 halaman |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Arah Baru Gerakan Feminisme |
|
|
|
Judul : Perempuan Multikulturalis: Negoisasi dan Representasi Editor : Edi Hayat dan Miftahus Surur Penerbit : Desantara, Depok. Cetakan I : Juni 2005/ 308 hal. Peresensi : Zuhriyyah Hidayati Pembahasan tentang feminisme akan selalu menjadi isu yang menarik kendati waktu telah berganti-ganti. Berbagai kajian selalu dilakukan setiap generasi atas nama satu gerakan ini. Isu yang berkembang di dalamnya pun akan selalu seiring dengan perjalanan zaman dan situasi yang terjadi. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Islam dan Pluralisme |
|
|
|
Judul : Islam, Pluralisme dan Toleransi Keagamaan Penulis : Mohamed Fathi Osman Penerjemah : Irfan Abubakar Penerbit : PSIK Universitas Paramadina Cetakan I : 2006 / lxii + 136 halaman Peresensi : Almaida Panggabean Tema pluralisme ini sangat penting diperbincangkan dalam rangka menghindari berbagai kesalahpahaman pengertian dan pemaknaan. Apalagi dengan munculnya fatwa MUI yang mengharamkan pluralisme, yang menimbulkan kesan seolah-olah pluralisme menjadi pemikiran yang merusak agama. Hadirnya buku ini ke bahasa Indonesia sangat penting untuk lebih mempermudah masyarakat Indonesia dalam memahami pluralisme. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Diskursus Publik dan Etika Diskursus |
|
|
|
Adri Nugraha Judul Buku : Between Facts and Norms, (trans. William Rehg), judul asli: “Faktizität und Geltung. Beiträge zur Diskurstheorie des Rechts und des demokratischen Rechstaats” Penulis : Jürgen Habermas Penerbit : Polity Press dan Blackwell Publishers Ltd. Tahun : 1996, cetakan pertama dalam edisi Inggris. Tebal Hlm : 631 hlm. Modernitas tidak selalu menampakkan wajahnya yang dewasa dan progresif. Di dalamnya mengidap kontradiksi yang melahirkan banyak kontroversi. Between Facts and Norms merupakan ikhtiar Habermas, filsuf Jerman penerus tradisi Mazhab Frankfrut, yang menisik pelbagai problem yang mengiringi institusi-institusi modern dan kenyataan masyarakat yang plural. Di sini Habermas melalui paradigma komunikatif menelusuri jalinan-jalinan halus dalam sistem sosial, plitik, ekonomi dan hukum. Upaya tersebut membuahkan hasil, yakni menemukan bentuk-bentuk rasionalitas yang mendasarinya dan kemudian merumuskan etika diskursus bagi sebuah masyarakat. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Value Pluralism: Upaya Mengoreksi Konsep Liberalisme |
|
|
|
Tantowi Anwari* Dalam sejarah umat manusia terdapat tiga laku pemikiran untuk menyikapi konflik yang ditimbulkan oleh ketegangan antara kemajemukan, baik nilai, ide, budaya, agama, ras atau etnis dan sebagainya, dengan incommensurability, ke-tidak-dapat-dibandingkan atas keunikan masing-masing komunitas dan individu. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
|