Lembaga Studi Agama dan Filsafat

Lembaga Studi Agama dan Filsafat
Kamis, 09 September 2010
Dialog seorang Amerika dengan Iran Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

Judul    : The Hidden Face of Iran
Penulis   : Terence Ward
Penerjemah  : Berliani Nugrahani
Penerbit  : RAJUT Publishing
Cet I   : Maret 2007

 

Selengkapnya...
 
Nasib PRT Migran di Tengah Arus Globalisasi Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

Judul Buku : Asian Women as Transnational Domestic Workers
Editor  : Shirlena Huang, Brenda S. A. Yeoh, Noor Abdul Rahman
Penerbit : Marshall Cavendish Academic, Singapura
Cetakan : 2005
Tebal  : xvii + 428

 

Selengkapnya...
 
Kearifan Lokal sebagai Resolusi Konflik Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

Judul Buku :Revitalisasi Kearifan Lokal: Studi Resolusi Konflik di Kalimantan Barat, Maluku dan Poso
Editor  : Alpha Amirrachman
Penerbit  : ICIP dan European Commission (EC)
Cetaka I  : 2007

 

Selengkapnya...
 
Jalan Berwarna Menuju Tuhan Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

 

Oleh: Akhmad Kusairi
Aktivis Jaringan Islam Kampus (JARIK) Yogyakarta. mahasiswa Aqidah-Filsafat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

 


Judul   : Satu Tuhan, Seribu Tafsir.
Penulis  : Abdul Munir Mulkhan
Penerbit  : Kanisius, Yogyakarta
Cetakan I : 2007
Tebal   : 175 halaman

Selengkapnya...
 
Arah Baru Gerakan Feminisme Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

Judul  : Perempuan Multikulturalis: Negoisasi dan Representasi
Editor  : Edi Hayat dan Miftahus Surur
Penerbit : Desantara, Depok.
Cetakan I : Juni 2005/ 308 hal.
Peresensi : Zuhriyyah Hidayati

 

Pembahasan tentang feminisme akan selalu menjadi isu yang menarik kendati waktu telah berganti-ganti. Berbagai kajian selalu dilakukan setiap generasi atas nama satu gerakan ini. Isu yang berkembang di dalamnya pun akan selalu seiring dengan perjalanan zaman dan situasi yang terjadi.

Selengkapnya...
 
Islam dan Pluralisme Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

 

Judul    : Islam, Pluralisme dan Toleransi Keagamaan
Penulis  : Mohamed Fathi Osman
Penerjemah  : Irfan Abubakar
Penerbit  : PSIK Universitas Paramadina
Cetakan I   : 2006 / lxii + 136 halaman
Peresensi   : Almaida Panggabean

 

 Tema pluralisme ini sangat penting diperbincangkan dalam rangka menghindari berbagai kesalahpahaman pengertian dan pemaknaan. Apalagi dengan munculnya fatwa MUI yang mengharamkan pluralisme, yang menimbulkan kesan seolah-olah pluralisme menjadi pemikiran yang merusak agama. Hadirnya buku ini ke bahasa Indonesia sangat penting untuk lebih mempermudah masyarakat Indonesia dalam memahami pluralisme.

Selengkapnya...
 
Diskursus Publik dan Etika Diskursus Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

Adri Nugraha
 
Judul Buku : Between Facts and Norms, (trans. William Rehg), judul asli: “Faktizität und Geltung. Beiträge zur Diskurstheorie des Rechts und des demokratischen Rechstaats”
Penulis         : Jürgen Habermas
Penerbit       : Polity Press dan Blackwell Publishers Ltd.
Tahun          : 1996, cetakan pertama dalam edisi Inggris.
Tebal Hlm   : 631 hlm.

Modernitas tidak selalu menampakkan wajahnya yang dewasa dan progresif. Di dalamnya mengidap kontradiksi yang melahirkan banyak kontroversi. Between Facts and Norms merupakan ikhtiar Habermas, filsuf Jerman penerus tradisi Mazhab Frankfrut, yang menisik pelbagai problem yang mengiringi institusi-institusi modern dan kenyataan masyarakat yang plural. Di sini Habermas melalui paradigma komunikatif menelusuri jalinan-jalinan halus dalam sistem sosial, plitik, ekonomi dan hukum. Upaya tersebut membuahkan hasil, yakni menemukan bentuk-bentuk rasionalitas yang mendasarinya dan kemudian merumuskan etika diskursus bagi sebuah masyarakat.

Selengkapnya...
 
Value Pluralism: Upaya Mengoreksi Konsep Liberalisme Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

Tantowi Anwari*

Dalam sejarah umat manusia terdapat tiga laku pemikiran untuk menyikapi konflik yang ditimbulkan oleh ketegangan antara kemajemukan, baik nilai, ide, budaya, agama, ras atau etnis dan sebagainya, dengan incommensurability, ke-tidak-dapat-dibandingkan atas keunikan masing-masing komunitas dan individu.

Selengkapnya...
 

Related Items

Copyright (c) 2007, LSAF - Lembaga Studi Agama dan Filsafat