Sejarah dan Perkembangan
Pada pertengahan 1983 di Empang Tiga (Jakarta), terjadi diskusi kecil yang berawal dari adanya kegelisahan intelektual dalam melihat berbagai fenomena social, khususnya persoalan pembangunan di Negara-negara berkembang. Kegelisahan itu berasal dari munculnya pandangan tentang model-model pembangunan yang diterapkan, di mana pada dirinya juga membawa nilai-nilai di mana model, strategi dan pendekatan pembangunan tersebut ditemukan.

Untuk mengkaji persoalan-persoalan itu muncullah sebuah gagasan untuk melihat pada nilai-nilai apa apa yang menjadi landasan suatu Negara dalam menerapkan sebuah model, strategi dan pendekatan-pendekatan di dalam membangun maysarakat, bangsa dan Negara. Pada perkembangannya kemudian kegiatan diskusi informal tersebut untuk membentuk sebuah lembaga studi. Maka pada 16 Desember 1983 dibentuklah sebuah lembaga studi yang diberi nama Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF).